Walhi sulteng
Hari Lingkungan Hidup Aksi Tanam Pohon & Bersih Sungai LPHD UELANA DESA LUMBUDOLO

HARI LINGKUNGAN HIDUP TAHUN 2024, WALHI SULTENG BERSAMA ELEMENT MASYARAKAT GELAR AKSI NYATA PEMULIHAN EKOLOGI

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan program global untuk menginspirasi perubahan positif terhadap lingkungan. Hari internasional PBB ini merayakan aksi lingkungan untuk menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan. Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dipimpin oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Environment Programme (UNEP) sejak didirikan pada tahun 1973. Hari Lingkungan Hidup Sedunia pertama kali diperingati pada tahun 1973 dengan slogan “Only One Earth”. Majelis Umum PBB menetapkan 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Penetapan 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia menandai hari pertama Konferensi Stockholm tentang Lingkungan Hidup Manusia.

Sepanjang kepemimpinan Presiden ketujuh dari tahun 2015 hingga 2022, di tengah krisis iklim tentunya bencana yang melanda Indonesia 90% didominasi bencana ekologis. Infografis yang dikeluarkan oleh BNPB dengan jelas menunjukkan jumlah bencana setiap tahun didominasi oleh bencana banjir, longsor dan cuaca ekstrim. Pemerintah menyebutnya sebagai bencana hidrometeorologi. Sayangnya, “bencana ekologis” tidak diakui sebagai salah satu kategori bencana dalam regulasi peraturan perundang-undangan, UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Konsekuensi logis dari tidak terakomodasinya bencana ekologis dalam regulasi negara tentang bencana membuat tidak akan ada upaya sistematis negara untuk mengatasinya secara serius. Sedangkan intensitas fenomena alam ekstrim di tengah situasi krisis iklim akan terus meningkatkan intensitas bencana ekologis di Indonesia ke depan.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) sebagai organisasi gerakan lingkungan hidup terbesar di Indonesia, dengan jumlah anggota sebanyak 487 organisasi dari unsur organisasi non pemerintah dan organisasi pencinta alam, serta 203 anggota individu yang tersebar di 28 propinsi di Indonesia. Sejak tahun 1980 hingga saat ini, WALHI secara aktif mendorong upaya-upaya penyelamatan dan pemulihan lingkungan hidup di Indonesia. WALHI bekerja untuk terus mendorong terwujudnya pengakuan hak atas lingkungan hidup, dilindungi serta dipenuhinya hak asasi manusia sebagai bentuk tanggung jawab Negara atas pemunuhan sumber-sumber kehidupan rakyat.

Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun 2024 ini, WALHI Sulawesi Tengah berkolaborasi bersama element Masyarakat melakukan beberapa rangkaian Aksi Nyata penmulihan ekologi. Rangkaian kegiatan peringatan dilaksanakan pada tanggal 05 – 06 Juni yang tersebar dibeberapa tempat.

Tanggal 05 Juni 2024, dilakukan Aksi Penanaman Pohon di Kabupaten Sigi yang terdiri 2 Desa yaitu Desa Pulu, Kecamatan Dolo Selatan dan Desa Mantikole Kecamatan Dolo Barat. Pada sore hari pukul 15.00 diadakan aksi pelepasliaran 112 ekor tukik di Desa Lalombi Kecamatan Selatan Kabupaten Donggala bersama Yayasan Bonebula dan Kehati.

Tanggal 06 Juni 2024 dilakukan Aksi Penanaman Pohon dan Bersih-Bersih Sungai di Desa Lumbudolo Kecamatan Banawa Tengah bersama Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Uelana dan sejumlah organisasi pemuda.

WALHI Sulawesi Tengah sadar betul bahwa saat ini kita sedang dihadapkan dengan tantangan perjuangan penyelamatan lingkungan hidup dan sumber-sumber kehidupan rakyat yang begitu berat, dibutuhkan gerakan sosial yang kuat dan luas untuk secara bersama-sama memperjuangkan keadilan ekonomi, sosial dan ekologis untuk generasi hari ini dan generasi mendatang. WALHI memastikan dirinya menjadi bagian utama dari gerakan tersebut demi terwujudnya Keadilan Ekologis sebagai cita-cita besar.

Hari Lingkungan Hidup Aksi Tanam Pohon LPHD MANTIKOLE
Hari Lingkungan Hidup Aksi Tanam Pohon KTH Uvempane Desa Pulu
Facebook
Twitter

Tinggalkan Komentar Anda :